News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Kapolresta Bukittinggi Kombes Pol Ruly Indra Wijayanto Tegaskan HUT ke-78 Polwan Bukan Sekadar Seremoni, Srikandi Bhayangkara Harus Berdampak untuk Masyarakat

Kapolresta Bukittinggi Kombes Pol Ruly Indra Wijayanto Tegaskan HUT ke-78 Polwan Bukan Sekadar Seremoni, Srikandi Bhayangkara Harus Berdampak untuk Masyarakat

POLRESTA BUKITTINGGI | Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai syukuran Hari Jadi ke-78 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia Tahun 2026 di lingkungan Polresta Bukittinggi, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Momentum tersebut bukan hanya menjadi perayaan perjalanan panjang Polwan, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat komitmen pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung dalam nuansa kekeluargaan itu mendapat perhatian dari Kapolresta Bukittinggi Kombes Pol Ruly Indra Wijayanto, S.I.K., M.Si. Kehadiran pimpinan bersama jajaran personel menjadi penegasan bahwa keberadaan Polwan merupakan bagian penting dari kekuatan Polri dalam menjalankan tugas perlindungan, pengayoman, pelayanan masyarakat serta penegakan hukum. Kapolresta Bukittinggi sendiri masih tercatat sebagai Kombes Pol Ruly Indra Wijayanto dalam pemberitaan resmi Polresta pada 2026.

Peringatan tahun ini mengusung tema “One Police Woman, Extraordinary Impact”. Tema tersebut membawa pesan kuat bahwa ukuran keberhasilan seorang Polwan tidak berhenti pada seragam, pangkat maupun jabatan, melainkan sejauh mana kehadiran dan pekerjaannya memberikan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Di tengah tuntutan tugas kepolisian yang semakin kompleks, Polwan dituntut mampu bergerak lincah di berbagai bidang. Mulai dari pelayanan masyarakat, pembinaan, lalu lintas, reserse, hingga tugas-tugas yang bersentuhan langsung dengan persoalan perempuan dan anak. Karena itu, profesionalisme harus berjalan beriringan dengan kemampuan komunikasi dan pendekatan yang humanis.

Bagi masyarakat, sosok Polwan memiliki ruang pengabdian yang sangat strategis. Ketika seorang perempuan datang untuk mencari perlindungan, ketika anak membutuhkan pendampingan, maupun ketika warga membutuhkan pelayanan kepolisian yang ramah dan tidak berjarak, Polwan dapat menjadi wajah Polri yang memberikan rasa aman sekaligus menghadirkan ketenangan.

Syukuran di Polresta Bukittinggi juga memiliki makna historis yang kuat. Sebab, Bukittinggi merupakan tempat lahirnya Polwan Indonesia. Pada 1 September 1948, enam perempuan mengikuti pendidikan kepolisian di Sekolah Polisi Negara Bukittinggi dan kemudian menjadi pelopor lahirnya Korps Polisi Wanita.

Jejak sejarah tersebut membuat setiap peringatan Hari Jadi Polwan di Bukittinggi memiliki pesan yang lebih dalam. Dari kota inilah sejarah Polwan dimulai, dan dari kota yang sama semangat pengabdian itu terus diwariskan kepada generasi Srikandi Bhayangkara berikutnya.

Rangkaian kegiatan dalam foto memperlihatkan suasana syukuran yang berlangsung akrab. Ada pemotongan tumpeng, pemberian ucapan, kebersamaan antaranggota Polwan hingga sesi foto bersama. Kesederhanaan tersebut justru memperlihatkan sisi humanis Polri—bahwa di balik tugas dan disiplin yang melekat pada setiap personel, terdapat semangat kebersamaan dan kepedulian yang terus dijaga.

Kapolresta Bukittinggi Kombes Pol Ruly Indra Wijayanto menempatkan momentum seperti ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi sebagai pengingat agar setiap personel terus meningkatkan kualitas pengabdian. Semangat itu sejalan dengan arah pelayanan Polri yang menempatkan masyarakat sebagai bagian utama dari tugas kepolisian. Dalam berbagai kegiatan Polresta Bukittinggi sepanjang 2026, kepemimpinan Ruly juga menekankan peningkatan pelayanan dan kedekatan Polri dengan masyarakat.

Pada akhirnya, HUT ke-78 Polwan di Polresta Bukittinggi bukan sekadar tentang bertambahnya usia sebuah korps. Ini adalah pengingat bahwa pengabdian harus terus tumbuh. Dari sejarah enam perempuan di Bukittinggi pada 1948 hingga ribuan Polwan yang mengemban tugas di berbagai penjuru negeri hari ini, pesan utamanya tetap sama: Polri hadir untuk melindungi, melayani dan mengayomi masyarakat—dan para Srikandi Bhayangkara harus menjadi bagian penting dari pelayanan itu.

Katim RMO Group | Wyndoee 

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar