Kapolres Dharmasraya Bersama Kasat Reskrim AKP Andri, Tim Alang Bateh Jawab Laporan Warga
POLRES DHARMASRAYA | Bagi warga yang kehilangan kendaraan atau menjadi korban pencurian, persoalannya bukan sekadar soal barang yang hilang. Ada rasa cemas, kecewa, bahkan pertanyaan sederhana: apakah laporan kami akan benar-benar ditindaklanjuti? Pertanyaan itulah yang dijawab Polres Dharmasraya melalui kerja Tim Gabungan Alang Bateh Satreskrim Polres Dharmasraya bersama Opsnal Polsek Sungai Rumbai.
Di bawah perhatian Kapolres Dharmasraya dan komando Kasat Reskrim AKP Andri, S.H., jajaran Satreskrim menunjukkan bahwa laporan masyarakat tidak berhenti di meja pelayanan. Pada Jumat, 14 Agustus 2026, Tim Alang Bateh menggelar giat pengungkapan dan berhasil mengamankan para terduga pelaku dalam dua perkara pencurian yang terjadi di wilayah Kecamatan Koto Besar, Kabupaten Dharmasraya.
Kasus pertama membawa polisi pada seorang pemuda berinisial AY alias Sindo, 22 tahun. Ia diamankan terkait dugaan pencurian sepeda motor milik korban bernama Rido di Nagari Koto Besar, Kecamatan Koto Besar. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 2 Agustus 2026 sekitar pukul 19.00 WIB, kemudian dilaporkan korban kepada polisi pada Rabu, 5 Agustus 2026.
Dari laporan itu, Tim Alang Bateh bergerak melakukan penyelidikan. Berdasarkan kronologi perkara, pelaku diduga masuk ke rumah korban melalui jendela kamar. Setelah berada di dalam rumah, pelaku diduga mengambil kunci sepeda motor yang berada di atas tempat tidur. Kunci tersebut kemudian digunakan untuk membawa kabur Honda Sonic warna merah hitam milik korban.
Bagi Rido, kehilangan kendaraan tentu bukan perkara kecil. Nilai kerugian ditaksir mencapai Rp16,8 juta. Namun yang lebih penting, kasus tersebut menyisakan rasa tidak nyaman bagi korban. Setelah dilakukan penyelidikan, polisi akhirnya mengamankan AY alias Sindo bersama satu unit sepeda motor Honda Sonic yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.
Pada giat yang sama, Tim Alang Bateh juga membuka kembali jejak perkara pencurian dengan pemberatan yang dilaporkan sejak 28 Desember 2025. Kasus ini terjadi di Toko Apotek milik korban di Jorong Paku Alam, Nagari Koto Ranah, Kecamatan Koto Besar, Kabupaten Dharmasraya, dengan kerugian korban diperkirakan mencapai Rp100 juta.
Penyelidikan kemudian mengarah kepada dua terduga pelaku, yakni Rizki Herman Saputra yang masih di bawah umur dan Romi Kobat. Keduanya berhasil diamankan Tim Alang Bateh. Polisi juga mengamankan dua unit sepeda motor yang diduga merupakan hasil kejahatan, yang kini menjadi bagian dari barang bukti dalam proses hukum.
Dari hasil penyelidikan, aksi pencurian tersebut diduga dilakukan dengan cara mencongkel pintu bagian belakang toko apotek. Jejak yang ditinggalkan pelaku akhirnya membawa penyidik semakin dekat kepada orang-orang yang diduga terlibat. Giat tersebut memperlihatkan bagaimana ketekunan personel di lapangan menjadi penting dalam menjawab laporan masyarakat, bahkan terhadap perkara yang telah berlangsung beberapa waktu sebelumnya.
Bagi Kasat Reskrim AKP Andri, S.H., kerja Tim Alang Bateh bukan semata-mata mengejar angka pengungkapan perkara. Di balik setiap laporan, ada warga yang berharap mendapat keadilan dan kembali merasa aman. Karena itu, bersama personel Satreskrim dan Opsnal Polsek Sungai Rumbai, penyelidikan dilakukan secara bertahap hingga para terduga pelaku berhasil diamankan. Semangat tersebut sejalan dengan komitmen Kapolres Dharmasraya untuk menghadirkan polisi yang dekat dengan masyarakat dan cepat merespons persoalan keamanan.
Kini para terduga pelaku dan barang bukti telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Perkara dugaan pencurian sepeda motor diproses berdasarkan Pasal 476 KUHP, sedangkan perkara pencurian dengan pemberatan diproses berdasarkan Pasal 477 KUHP. Untuk terduga yang masih di bawah umur, proses hukum dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Giat Kapolres Dharmasraya bersama Kasat Reskrim AKP Andri dan Tim Alang Bateh menjadi bagian dari wajah Polri untuk masyarakat: mendengar keluhan warga, bergerak ketika warga membutuhkan, dan bekerja sampai persoalan menemukan titik terang.
Katim RMO Group | Wyndoee
Posting Komentar